Ticker

6/recent/ticker-posts

Oknum Wartawan & LSM Kerap Masuk Desa, Kades Resah

Bens Indonesia, Rejang Lebong - Para Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Bermani Ulu (BU), dan Bermani Ulu Raya (BUR) Kabupaten Rejang Lebong meresahkan tindak tanduk oknum yang mengaku wartawan dan LSM 'Abal-abal' yang kerap mendatangi desa mereka, terkait beberapa kegiatan yang dilaksanakan di Desa.

Keluhan tersebut disampaikan langsung para Kades, kepada Kapolres Rejang Lebong, Akbp. Puji Prayitno, S.Ik., MH., Dandim 0409/RL, Letkol. Inf. Sigit Purwoko, SE., Kajari RL, Yadi Rachmat Sunaryadi, SH., MH., yang melakukan anjangsana di dua kecamatan tersebut, Selasa (9/2) siang.

"Bukan rahasia umum, kami memang sering menghadapi orang-orang yang mengaku wartawan dan LSM. Alasannya konfirmasi berita, yang ditanyakan mengenai kegiatan yang dilaksanakan di Desa. Ada saja yang menjadi kesalahan menurut mereka," ujar Yongki Afrizal, selaku Ketua Forum Kades Kecamatan Bermani Ulu.

Camat Bermani Ulu, Salahuddin pula menjelaskan oknum wartawan dan LSM yang sering mendatangi kades-kades telah meresahkan. Bukan hanya dari Rejang Lebong, terdapat juga oknum yang mengaku wartawan dari luar daerah.

"Kalau itu sih dikatakan lumrah ya salah, karena setiap desa itukan melakukan pembangunan dan lain-lain, mungkin ada kekeliruan disana atau bagaimana. Harapan kami, kepala desa tetap berkoordinasi dengan tujuan membangun desa," jelas Salahuddin.

Bahkan, sambung Salahuddin, ada juga yang bertindak seolah penyidik yang melakukan penyelidikan kegiatan pembangunan di desa. Hal itu cukup memusingkan para Kades, karena kedatangan mereka ini terkesan mencari-cari permasalahan yanb ada di desa. Ujung-ujungnya meminta biaya transport. "Kami berharap Pak Kapolres, pak Kajari dan pak Dandim bisa memberikan solusi terkait masalah ini," imbuhnya.

Kapolres Rejang Lebong, Akbp. Puji Prayitno, S.Ik., MH., mengatakan pihaknya mengajak seluruh wartawan di daerah, untuk dapat membantu pemerintah desa dalam membangun desa.

"Disini juga ada PWI, jika ada oknum-oknum yang membuat citra wartawan tidak baik silahkan berkoordinasi dengan PWI. Jika memang terjadi pemerasan laporkan ke pak Kapolsek, kita sudah arahkan jika terjadi hal itu kita akan lakukan penangkapan," tegas Kapolres.

Ketua PWI Rejang Lebong, Nur Muhammad, yang hadir berharap para Kepala Desa maupun pejabat pemerintahan tidak anti kepada wartawan, jika memang ada oknum yang mengaku wartawan dan merugikan dapat dilaporkan ke aparat penegak hukum.

"Tugas Wartawan mencari berita, dan membuat tulisan bukan sebagai penyidik. Seorang wartawan juga dalam membuat berita harus berimbang, kalau memang ada permasalahan yang ditulis, tentunya kades juga punya hak jawab. Kalau ada wartawan yang datang, kades berhak juga bertanya terkait media tempatnya bernaung serta surat tugas. Tidak masalah kalau pak kades menanyakan produk jurnalistik dari si oknum wartawan tersebut yang dimuat dimedianya," ujar Nur Muhammad. [BN1]

Posting Komentar

0 Komentar